Sensasi dan Persepsi
Dalam
review ini akan menjelaskan bagaimana indera kita menerima informasi dari lingkungan dan
bagaimana otak kita menggunakan informasi tersebut untuk membangun model dari
dunia yang kita tinggali. Kita akan memusatkan perhatian pada dua rangkaian
proses yang saling berhubungan dan membuat kita dapat mengetahui apa yang
terjadi pada dunia dalam tubuh kita dan dunia yang ada di luar kulit kita.
Pertama,
sensasi (sensation) adalah deteksi energi fisik yang dihasilkan atau
dipantulkan oleh benda-benda fisik. Sel-sel tubuh yang mendeteksi ini terletak
pada organ inderawi yaitu mata, telinga, hidung, kulit, dan jaringan internal
tubuh. Proses penginderaan tersebut menyadarkan kita akan adanya suara, warna,
bentuk, dan elemen kesadaran lainnya. Selanjutnya, untuk membuat dunia yang
mendera indera kita menjadi sesuatu yang masuk akal, kita juga perlu melakukan persepsi, (perception) yaitu sekumpulan tindakan mental yang mengatur
impuls-impuls sensorik menjadi suatu pola yang bermakna. Indera pengelihatan
kita menghasilkan gambar dua dimensi pada bagian belakang mata, tetapi kita
mempersepsikan dunia dalam tiga bentuk dimensi. Indera pendengaran kita
mengirimkan nada C, atau E, atau G yang dimainkan bersamaan diatas sebuah
piano, tetapi kemudian kita mempersepsikan kunci C mayor dan bukan lagi
nada-nada yang terpisah. Terkadang, sebuah gambaran sensorik dapat menghasilkan
persepsi yang berbeda-beda, seperti yang diilustrasikan diatas.
Sensasi dan persepsi merupakan dasar
belajar, berpikir, bertindak, dan penemuan proses-proses ini sering kali
ditempatkan dalam penggunaan praktis, seperti dalam perancangan alat bantu
dengar dan robot industri, juga dalam pelatihan pengedali penerbangan, astronot
dan orang lain yang harus membuat keputusan penting berdasarkan apa yang mereka
rasakan dan persepsikan. Sebuah pemahaman mengenai sensasi dan persepsi dapat
juga membantu kita berpikir lebih kritis mengenai pengalaman kita sendiri, karena
meskipun proses ini biasanya akurat, kadang-kadang proses ini juga bisa tidak
akurat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar